Idul fitri, hari dimana orang berbondong-bondong pulang ke kampung halamannya untuk menyambut hari yang suci ini. Termasuk aku, yang memanfaatkan waktu libur kuliah untuk pulang ke rumah yang menempuh dengan total waktu hampir 10 jam, perjalanan Bangkalan-Cilacap. Tapi sayangnya, idul fitri ini terasa berbeda, selain aku ga dapet uang lagi ya wkwk. Jujur, justru di idul fitri ini, malah ngerasa insecure banget, selain belum bisa jadi apa-apa dan melihat saudara-saudara yang sudah bisa ngasih uang ke anak-anak kecil. Seperti seakan-akan, idul fitri itu kok ajang buat memperlihatkan ke-wah an setiap orang (just argumen). Dan aku anak yang masih jadi beban hingga saat ini, seperti butiran debu yang tidak terlihat huhu. Sebenernya bisa saja aku memilih untuk mengasingkan diri dengan tidak pulang, terlebih banyak dari teman-teman ku yang ternyata tidak pulang karena ada kendala dll, tapi yo masa gak pulang, padahal idul fitri cuman terjadi 1 tahun sekali. Tapi yowes nikmatin saja selama tidak merugikan orang lain, walaupun belum bisa seperti saudara-saudara yang sudah bisa beli ini itu pakai uang sendiri, ngasih ke ortu, pokonya apa-apa bisa keturutan wkwk
Cilacap, 10 April 2024
Komentar
Posting Komentar